PerananUnsur Hara Pada Tanaman Kelapa Sawit Dalam budidaya setiap tanaman tentu tidak terlepas dengan muara yang dikenal dengan profit atau keuntungan. Untuk dapat mencapai muara keuntungan tersebut tidak terlepas dari berbagai hal dan prosedur sesuai kaidah budidaya jenis tanaman yang diusahakan. Kekurangan unsur Nitrogen pada tanaman Klorberfungsi sebagai pemindah hara tanaman, meningkatkan osmose sel, mencegah kehilangan air yang tidak seimbang, memperbaiki penyerapan ion lain,untuk tanaman kelapa dan kelapa sawit dianggap hara makro yang penting. Juga berperan dalam fotosistem II dari proses fotosintesis, khususnya dalam evolusi oksigen. Gejala kekurangan unsur Cl : banyakmembutuhkan hara K jika dibandingan dengan tanaman pangan yang lain (padi, jagung, kedelai, kacang tanah). Oleh karena itu, salah satu penyebab tanah kekurangan unsur hara K adalah penanaman ubi kayu secara terus menerus sehingga berakibat pada penurunan unsur hara yang cepat terutama unsur N dan K (Agbaje, 2004). dibandingkandengan kelapa sawit yang Gejala defisiensi Kekurangan Nutrisi. yang tidak tampak Perlakuan terbaik berdasarkan kandungan unsur hara makro N ditemukan pada perlakuan rasio Untukitu di artikel ini kita akan membahas tentang ciri-ciri tanaman yang kekurangan unsur hara NPK. yang kandungan nya fosfor dan kalium jika gejala terjadi pada masa generatif tanaman. diaplikasikan pada tanaman yang memiliki kadar lemak seperti kelapa sawit, tanaman wewangian dan lain sebagainya. pengaplikasian nya biasanya Kekuranganunsur Nitrogen mengakibatkan terjadinya penurunan aktifitas metabolisme sehingga akan menghambat pertumbuhan tanaman. Aktiifitas fisiologis akan memberikan pengaruh yang besar pada pertumbuhan dan produksi tandan. Gejala kekurangan atau defisiensi Nitrogen dapat diketahui dari warna daun yang tampak memucat atau kekuning - kuningan. 2. Abstract SISTEM PAKAR IDENTIFIKASI DEFISIENSI UNSUR HARA TANAMAN KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN METODE FUZZY LOGIC DAN DEMPSTER SHAFER MARISA BUDI 11551101843 Jurusan Teknik Informatika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau ABSTRAK Kelapa sawit yang mengalami kekurangan unsur hara akan mempengaruhi pertumbuhan vegetative dan generatifnya bahkan menyebabkan initanaman memanfaatkan unsur hara yang ada pada tanaman (V isser et al., 2003). Kadar klorofil tanaman semakin turun dengan semakin dekatnya muka air dengan permukaan tanah. Tanaman kelapa sawit yang tidak diberi perlakuan (kontrol) mempunyai kadar klorofil daun sebesar 28,09 mg/l sedangkan untuk Perakaranyang kuat lebih tahan terhadap penyakit pangkal batang dan kekeringan. Perakaran tanaman kelapa sawit dapat mencapai kedalaman 8 m dan 16 m secara horizontal. Pemeliharaan akar akan meningkatkan absorpsi tanaman terhadap unsur hara oleh tanaman melalui akar (Sunarko, 2009 dan Pahan, 2009). 2.1.3. Tanamankelapa sawit TBM 2 membutuhkan unsur hara yang cukup untuk menunjang pertumbuhan vegetatifnya, sehingga dapat berproduksi maksimal ketika memasuki masa tanaman kekurangan Cu pada tanaman kelapa sawit yang masih muda mengakibatkan tanaman menjadi kerdil dan daun tampak kekuningan, hal ini dikarenakan TandaJika Kekurangan Pupuk Boron di Kelapa Sawit. Pohon akan menunjukkan tanda-tanda di bawah ini jika kekurangan nutrisi boron, diantaranya : Daun yang Kusut. Daun kelapa sawit akan layu karena kekurangan boron. Pengkisutan ini akan membuat daun terlihat berkedut. Kekurangan boron (b) pada tahap awal akan terlihat seperti sedikit gemetar. unsurhara pada tanaman. Ini adalah unsur hara mobil (mobile) yang dapat pindah dari suatu ke bagian lain tanaman, dan unsur hara immobil (immobile) yang tidak dapat pindah dalam tumbuh tanaman. Gejala defisiensi terdapat pada daun yang tua (bagian bawah) untuk unsur hara mobil, dan pada daun muda (bagian atas) untuk unsur hara immobile (Gambar Terjadinyaiklim ekstrim seperti kekeringan sangat berpengaruh pada pertumbuhan kelapa sawit yang dapat digambarkan sebagai berikut: 1. Kekurangan air pada satadium I (nilai defisit air 200-300 mm/tahun) akan terjadi pengurangan produksi tandan buah segar (TBS) sebesar 21-32%). Adapun gejala yang terjadi pada tanaman adalah: a) 3-4 pelepah daun PupukSP36, TSP dan SP18 untuk Kelapa Sawit Manfaat dan Fungsi Pupuk TSP, SP36 dan SP 18 untuk Tanaman Kelapa Sawit serta Cara Aplikasinya. Pupuk dan Pemupukan - Pertumbuhan dan produktivitas tanaman kelapa sawit dipengaruhi oleh 2 faktor utama, yakni faktor dalam (internal) dan faktor luar (eksternal). Faktor dalam yaitu varietas dan mutu atau kualitas benih yang digunakan, sedangkan faktor Tanamanyang kekurangan unsur K gejalanya : batang dan daun menjadi lemas/rebah, daun berwarna hijau gelap kebiruan tidak hijau segar dan sehat, ujung daun menguning dan kering, timbul bercak coklat pada pucuk daun. UNSUR HARA MIKRO YANG DIBUTUHKAN TANAMAN. Unsur hara mikro yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah kecil antara lain Besi(Fe 2xBBM4j.

gejala kekurangan unsur hara pada tanaman kelapa sawit