Puisicita citaku perawat pantun cinta, puisi cita cita menjadi pilot dikbud, Cita cita ku ingin menjadi dokter kamu otosection. Mau Jadi Dokter Bukan Cuma Biayanya Yang Mahal Kamu Juga Harus Tau Ini Cermati Com from dokter kartun perempuan muslimah gambar kartun 640 .
21 Cita-citaku Menjadi Dokter Dari kecil aku bercita-cita Ingin sekali menjadi dokter. Memakai seragam putih Di rumah sakit mengobati. Dokter itu orang pintar Selalu belajar dengan rajin Tak pernah malas-malasan Hatinya baik membantu insan. 2.2 Andai Aku Menjadi Dokter Andai aku menjadi dokter Kuobati orang yang sakit Kubantu mereka yang susah
PuisiCita Citaku menjadi Dokter Pemberi Harapan Kupinta izin pada ayah dan ibu, Untuk gantungkan cita-citaku, Setinggi awan di langit nan biru, Untuk berbakti sepanjang hidupku Aku ingin menjadi penyembuh sakit, Jadi perantara pengangkat penyakit, Jadikan mudah dari yang sulit, Membuat lapang bagi yang sempit
MenjadiPolwan merupakan salah satu profesi yang dicita-citakan sebagian wanita. C C/B Am G Cita-citaku ingin menjadi Polwan F Em Dm G Mana mungkin aku Hanya lelaki C C/B Am G Oh Tuhan tolong hambamu F Em Dm G Aku tak sudi jadi Bapak Polwan / C C/B Am G FEmDmGAku tak sudi menjadi Homoseks. (ingat perjuangan belum selesai maka dari itu).
Kepintaran kecerdasasan, menjadi satu kesatuan. Puisi cita cita menjadi pilot 2 bait. Puisi Muslimah Jatuh Cinta Pantun Cinta . Puisi lama masih terikat dengan jumlah baris, bait, ataupun rima ( sajak ). Puisi cita cita menjadi pilot. Kadang mereka ingin menjadi pilot, dokter , guru, tentara, polisi, polwan, pramugari, atlet, dan lain sebagainya.
Supayamendapat berkah. Aku menjadi pedagangan untuk mendapat uang. Uangnya untuk membeli barang-barang yang lain. Agar barang dagangan berkembang. Juga menambah penghasilan. Demikianlah kumpulan puisi cita-citaku yang mulia dan bermanfaat bagi masyarakat. Semoga puisi-puisi di atas dapat menjadi penyemangat anak-anak dalam bermimpi!
Puisi] Dokter Oleh: NN Dokter.. Sungguh mulia tugasmu Kau bantu oranglain tuk sembuh Tuk bisa menjalani aktivitasnya. Kau berpacu melawan waktu.. Tak peduli peluh membasahi pelipismu Tak peduli lumuran darah ada di genggamanmu Kau tetap optimis tuk bisa mengurangi beban hidup mereka.. Dokter.. Sebuah profesi yang kuimpi impikan
Akanku berantas para penjahat. Namun, puisi harus tetap dilestarikan jangan sampai hilang ditelan waktu. Puisi Cita Citaku Menjadi Masinis 4 Bait Pantun Cinta Puisi cita citaku menjadi arsitek. Puisi cita citaku menjadi pilot. Berikut ini tersedia beberapa artikel yang menjelaskan secara lengkap tentang puisi tentang cita citaku menjadi pilot.
M2bFUv. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Cita-cita merupakan sebuah keinginan untuk dicapai. Semua orang pasti memiliki cita-cita, dan begitu pun dengan saya. Sejak kecil, saya selalu ingin menjadi seorang tenaga kesehatan. Pada awalnya, saya bercita-cita untuk menjadi seorang dokter. Namun seiring berjalannya waktu, saya menyadari bahwa pendidikan dokter itu harus ditempuh dengan melalui proses yang sangat panjang dan dengan biaya yang sangat besar. Selain itu, fokus dokter hanyalah untuk mengobati pasien dan bukan untuk merawat pasien. Dimana, hal itu tidak sesuai dengan minat saya yang ingin sekali membantu dan merawat orang lain. Sehingga saat menempuh pendidikan di bangku SMA, menjadi dokter sudah bukan lagi cita-cita saya. Melainkan saya ingin menjadi tenaga kesehatan lain yang berfokus pada pengobatan dan perawatan pasien, yang mana hal tersebut mengarah pada profesi sebagai seorang mewujudkan cita-cita sebagai seorang perawat, tentunya saya harus menempuh pendidikan keperawatan terlebih dahulu. Langkah yang saya ambil ialah dengan melanjutkan pendidikan di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya Unusa dengan mengambil program studi S1 Keperawatan. Saya memilih Unusa karena program studi keperawatan di kampus tersebut sudah terakreditasi A, serta Unusa juga sudah mempunyai 3 rumah sakit sendiri yaitu RSI A. Yani Surabaya, RSI Jemursari Surabaya, dan RSIA Nyi Ageng Pinatih Gresik. Selain itu, dukungan dari orang tua saya juga membuat saya yakin untuk berkuliah di Unusa ini. Orang tua saya pernah mengatakan yang intinya tidak masalah mau kuliah dimana pun, baik itu negeri atau swasta, karena pada dasarnya semua perguruan tinggi itu sama, yang membedakan adalah niat kita untuk berkuliah itu apakah hanya sebagai ajang pamer dan kesenangan belaka, atau niat untuk benar-benar belajar memahami program studi yang sesuai dengan tahu bahwa langkah saya untuk menggapai cita-cita masih sangatlah panjang. Akan tetapi, dengan mengambil program studi S1 Keperawatan di Unusa membuat saya memulai langkah awal dalam menggapai cita-cita saya sebagai seorang perawat. Saya berharap, langkah awal yang saya jalani sekarang ini dapat terus berjalan dengan baik meskipun harus melalui banyak rintangan terlebih dahulu. Karena saya percaya, bahwa setiap rintangan yang saya lalui pasti tidak akan melebihi batas kemampuan saya, sesuai dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 286 yang berbunyi, "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya." Saya juga percaya bahwa setelah melewati rintangan tersebut, akan ada setitik kemenangan yang menunggu saya nantinya, seperti dalam firman Allah SWT dalam Al-Qur'an surat Al-Insyirah ayat 5-6 yang berbunyi, "Sesungguhnya, sesudah kesulitan itu ada kemudahan", serta dalam peribahasa "Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian" yang memiliki arti bahwa kesuksesan hanya bisa diraih jika kita bersusah payah dahulu untuk mendapatkannya melalui proses kerja keras. Nama Anisa Alifia Kusmadiyanti NIM 1130022052Prodi S1 KeperawatanUniversitas Nahdlatul Ulama SurabayaTugas UTS Bahasa Indonesia Lihat Diary Selengkapnya
puisi cita citaku ingin menjadi perawat